Untuk yang kemaren merayakan tahun baru 2008 di Jakarta dan sekitarnya, pastinya keriaan kemaren sedikit terganggu akibat hujan gerimis yang terjadi di seputaran Jakarta. Tapi, kalo menurut orang china, kalo hujan di tahun baru berarti kemakmuran di tahun yang baru pula …. nah trus kalo hujan terus sampe banjir ???? itu namanya bencana … nggak ada simbol kemakmurannya sama sekali, kecuali buat pengusaha penyewaan perahu karet …
Konon kabarnya, pusat keriaan tahun baru 2008 ini diadain di Monas, lengkap dengan atraksi-badut kali atraksi …. kembang api yang konon jumlahnya sampai 10.000 buah, dan diimpor langsung dari Australia, Spanyol, dan China. Plus performance band-band ngetop seperti Ungu, Ari Lasso, dan Utopia. Nah buat gue pribadi… perjalanan untuk sampai ke Monas adalah perjuangan, karena jumlah manusia yang luar biasa yang bergerak menuju Monas, sehingga membuat kemacetan dan pemblokiran jalan di seputaran Monas.
Tapi, terbukti bahwa penduduk Jakarta kurang hiburan, karena di jaman kayak sekarang dimana harga-harga barang sudah mahal, sehingga untuk makan aja udah susah, hiburan gratis seperti pertunjukan kembang api dan konser musik-walaupun harus dengan perjuangan : hujan dan berdesak-desakan … adalah kenikmatan dan berkah tersendiri buat mereka …
nah buat yang tahun barunya gak sempat pergi ke Monas untuk ngeliat show kembang api [yang konon paling spektakuler dalam 10 tahun ini], silahkan menuju link berikut untukmelihat cuplikan kejadian tahun baru saat itu.





