Oleh: d3pe | 26 Februari, 2008

Anturium : The Story

Masih inget postingan terdahulu tentang anturium ? kalo lupa, silahkan klik disini.

pohon anturium & bijinya

Ya, short of story [kalo ditranslate ke bahasa indonesia modern jadi : Singkatnya] *halah* … sekitar tiga minggu yang lalu (03022008) ada Oom gue yang berkunjung ke rumah, dan sepertinya dia tertarik sama beberapa koleksi anturium punya bokap yang memang udah dipelihara sebelum booming anturium di Indonesia. Perbincangan bokap dan si Oom ternyata seru banget, karena yg dibahas asal mula mengapa anturium harganya bisa nggak masuk akal seperti sekarang….

Jadi semuanya berawal ketika Sultan Brunei dan keluarga datang berkunjung ke Keraton Yogyakarta pada Tahun 2007. Ternyata istri sultan brunei tertarik sama satu jenis tanaman yang ada di kraton : anturium. Setelah si istri sultan ini tanya-tanya ke keraton tentang tanaman ini, akhirnya diputuskan bahwa mereka harus membawa anturium sebanyak mungkin ke Brunei …. Dan konon, kargo pesawat mereka diisi penuh sama anturium].

Nah dalam proses perburuan anturium ini, ternyata dilakukan ke semua sentra tanaman hias di Jawa Tengah. Karena stock-nya yang memang gak begitu banyak, maka pedagang tanaman hias pun terpaksa berburu door to door ke rumah-rumah penduduk untuk nyari pemilik anturium, trus membelinya, untuk dijual lagi ke mereka. Selain itu praktek menghalalkan segala cara pun terkadang terpaksa dilakukan untuk mendapatkan anturium ini [baca : nyolong di tengah malam]. Celakanya keterbatasan stok anturium ini malah disalahgunakan oleh spekulan untuk menaikkan harga setinggi-tingginya.

So gimana menurut lo ????

Kalo menurut gue, satu pohon anturium yang bisa dituker sama satu mobil genio is NONSENSE !!! Butuh bukti ??? Lihat aja sekarang harga satu pohon anturium Jenmanii udah nggak semahal dulu ….


Tanggapan

  1. eheeemm..gilaaaa..klo segitu harganya mah mendingan buat nyicil rumah kaleeee…please deee..think realistic! cieeeh ;)


Beri tanggapan

Your response:

Kategori